The purpose of this study is to compare literary works in the novel Kemarau by A.A Navis and the novel The dry by Jane Harper. The method used in this research is descriptive qualitative research A. Kajian Teori. Istilah apresiasi diserap dari bahasa Inggris appreciation (Hartoko, 1986). Istilah yang berasal dari bahasa Latin apreciatio (Aminuddin, 1987) itu berarti “mengindahkan” atau “menghargai” (sesuatu). Sebagai usaha mengindahkan atau menghargai, apresiasi dapat dimaknai sebagai upaya mengenali dengan perasaan atau dalam Novel Tanjung Kemarau Karya Royyan Julian Frans Apriliadi, & Anwar Efendi Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta fransapriliadi@gmail.com How to cite (in APA Style): Apriliadi, F., & Efendi, A. (2018). Upaya pelestarian lingkungan pesisir dalam novel Tanjung Kemarau karya Royyan Julian. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 18(2), Di antara sepuluh buah novelnya, agaknya novel Ibu Kita Raminten paling jelas menghadirkan tema dan masalah sosial. Di dalam novel ini tampak ada jarak atau kesenjangan sosial (kota dan desa) yang tajam akibat dari proses urbanisasi sehingga manusia dan eksistensinya tidak sanggup mempertahankan satu ‘kepastian cita-cita’ tertentu. OASE KERINDUAN Antologi Puisi. Wednesday, March 01, 2017. Buku OASE ini berisi 236 puisi karya 97 penulis. Semua penulis buku ini adalah pelajar SLTA dari 4 kabupaten dan kota DIY. Karya ini ditulis pada saat mereka mengikuti kegiatan Bengkel Sastra Indonesia yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa DIY tahun 2010. Usai menutup halaman terakhir dari buku elektronik yang berjudul Kemarau di aplikasi Gramedia Digital.Saya tiada hentinya berdecak kagum dengan kepiawaian A. A. Navis dalam merangkai kata dengan bentuk yang sederhana namun tetap memikat. Navis memulai pendidikan formalnya dengan memasuki sekolah Indonesisch Nederiandsch School (INS) di daerah Kayutaman selama 11 tahun. Kebetulan jarak antara rumah dan sekolah Navis cukup jauh. Perjalanan panjang yang ditempuhnya setiap hari itulah yang kemudian dimanfaatkannya untuk membaca buku-buku sastra yang dibelinya itu. KAMI” KARYA AHMAD ALI NAVIS Alfian Setya Nugraha Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Hasyim Asy’ari Jombang alfiansetyanugraha@gmail.com Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan menganalisis unsur intrinsik yang terdapat dalam Cerpen “Robohnya Surau Kami” karya A. A. Navis. Buku antologi cerpen berjudul Ssst!Argentavis hasil karya siswa SLTA (SMA, SMK, MA) Kabupaten Bantul yang tergabung dalam kegiatan Bengkel Bahasa dan Sastra Indonesia 2015 yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi DIY ini merupakan salah satu wujud nyata dukungan terhadap tradisi literasi. A.A. Navis Pak Menteri Mau Datang “PAK Menteri mau datang. Pak Menteri mau datang. Pak Menteri mau datang." Entah sudah berapa ribu kali kalimat itu diucapkan oleh para pegawai jawatan itu semenjak tiga minggu yang lalu. Yaitu semenjak telegram yang mengabarkan kedatangan menteri tiba. Sekurangnya sepuluh kali sehari, mestilah telah terloncat dari hDxAVf.