Daerahyang diarsir pada grafik berikut merupakan penyelesaian suatu sistem pertidaksamaan adalah - YouTube. Persamaan garis yang melalui titik (4, 5) dan tegak lurus garis 3x-5y=15 adalah… - Brainly.co.id. Daerah himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan :4x + 3y >12; 3x + 5y <15; y >0. gambar grafik dari 5y=15-3x - Brainly.co.id Menentukanhimpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linear. Fisika; Matematika; Biologi; Kimia; Seni Pertama-tama gambarlah kordinat cartesius seperti di bawah ini : Selanjutnya tentukan titik potong garis x + 2y = 8 terhadap sumbu x dan sumbu y seperti berikut : untuk x = 0 maka y = 4 ---> (0,4) untuk y = 0 maka x tolingjwab soal yang di atas , kumpul ny sekarang , jangan asal² an atau gak saya laporkan , dan kalau bisa pake cara , terima kasih pls bantuinn waktu hanya 11 min tentukan suku ke 30 dari barisan aritmatika 9,8,27 -4(-2a + b) berapa? tentukan suku ke 25 dari barisan aritmatika 25,20,15 Himpunanpenyelesaian dari suatu pertidaksamaan linear dua variabel biasanya disajikan dalam bentuk grafik pada bidang koordinat cartesius. Langkah-langkah yang harus diambil untuk menggambar kan grafik penyelesaian dari per tidaksama an linear dua variabel, hampir sama dengan langkah-langkah dalam menggambarkan grafik persamaan linear dua Daerahyang diarsir pada gambar ialah himpunan penyelesaian suatu sistem pertidaksamaan linear. Contoh file download soal uts untuk kelas 6 5 4 3 2 1 sd semester 1 berikut ini adalah kumpulan dari berbagi sumber tentang soal pilihan ganda program . 3Gambarlah himpunan penyelesaian dari sistem sistem pertidaksamaan berikut a x 0 y 3 3x y 12 jawab. Untuk menentukan daerah himpunan penyelesaian, dapat dilakukan dengan melakukan uji titik. Uji titik (1,5) Uji titik (1,1). Uji titik (3,1) Uji titik (5,5) Karena hanya Himpunan penyelesaian Himpunan penyelesaian 9 (0,0) (6,0) 7 (0,-3) 80 t24, maka tanda = diganti dengan t, sehingga 80 24 adalah pernyataan benar. Jadi diperoleh pertidaksamaan ke dua 8x 3yt 24 Tugas individu siswa Tentukan sistem pertidaksamaan dari himpunan penyelesaian (daerah yang di arsir) di bawah ini 1. 2. Y 12 8 4 Sehingga untuk x = 0 menghasilkan nilai negatif yang berarti daerah yang memuat angka nol memiliki daerah yang bernilai negatif. Pertidaksamaan kuadrat yang diberikan adalah x 2 - x - 12 = 0, artinya himpunan penyelesaian dipenuhi untuk daerah yang bernilai positif. Jadi himpunan penyelesaiannya adalah x ≤ - 3 atau x ≥ 4. Gambarlahhimpunan penyelesaian dari sistem-sistem pertidaksamaan berikut! a. AA A. Askariawati Master Teacher Mahasiswa/Alumni Universitas Sebelas Maret Jawaban terverifikasi Pembahasan Menentukan himpunan penyelesaian dari sistem pertidaksamaan linear dua variabel (SPtLDV) artinya mencari daerah hasil penyelesaian (DHP) tiap-tiap pertidaksamaan. Batasan batasan dari sumber yang tersedia harus dinyatakan dalam bentuk pertidaksamaan linear. 14. 15. Titik Pojok atau Titik Ekstrem Titik pojok dari daerah himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan adalah sebuah titik pada atau di dalam daerah penyelesaian yang merupakan perpotongan dua garis pembatas. 16. 17. 18. 19. nPP1. Kelas 11 SMAProgram LinearSistem Pertidaksamaan Linear Dua VariabelGambarlah himpunan penyelesaian dari sistem-sistem pertidaksamaan berikut! a. x>=0; y>=0; x+2y=0; y>=3; 3x+y>=12Sistem Pertidaksamaan Linear Dua VariabelProgram LinearALJABARMatematikaRekomendasi video solusi lainnya0124Pedagang teh mempunyai lemari yang hanya cukup ditempati ...0438Tentukan sistem pertidaksamaan dari himpunan penyelesaian...0404Tentukan sistem pertidaksamaan linear untuk daerah yang d...0243Perhatikan daerah penyelesaian dari suatu sistem pertidak...Teks videoLogo friend pada saat ini kita diminta untuk menggambarkan himpunan penyelesaian dari sistem-sistem pertidaksamaan untuk yang soal Aini itu X lebih dari nol y lebih dari nol dan x + 2 Y kurang dari sama dengan 8 Nah kita cari dulu di sini x + 2 Y kurang dari sama dengan 8 Bagaimana gambarnya nah disini kita Ubah menjadi persamaan terlebih dahulu menjadi x + 2 y = 8 kemudian kita akan cari titik ketika x = 0 dan y = 0 ketika = 0 kita masukkan yaitu 0 + 2 y = 8 sehingga Y nya itu 8 / 2 adalah 4 kemudian saat ini sama dengan nol berarti x + 0 = 8 yaitu x-nya = 8. Nah disini kita sudah dapat kan dua titik yaitu 0,4 dan 8kita gambar pada koordinat x dan y di sini 0,4 dan 8,0 kita tandai dengan titik dan kita tarik garis nya sebelum itu karena pada soal itu pertidaksamaannya ada sama dengannya maka menggunakan garis tegas sehingga disini kita tarik garis tegas kemudian kita akan melakukan uji pada daerah 0,0 di sini kita masukkan 0,0 kedalam x + 2 Y kurang dari sama dengan 8 sehingga 00 kurang dari sama dengan 80 kurang dari sama dengan 8 adalah pernyataan yang benar maka 0,0 ini adalah daerah penyelesaian untuk garis yang ini sehingga kita arsir di sini bukan daerah penyelesaian nya Kemudian pada soal itu juga adalebih dari 0 dan Y lebih dari nol maka kita arsir yang bukan daerah penyelesaian yaitu ketika X dan y nya itu kurang dari nol disini sehingga daerah himpunan penyelesaian nya itu adalah yang bersih Kemudian untuk soal yang dari sini kita fokus pada 3 x + y lebih dari sama dengan 12 ubah ke persamaan 3 x + y kita akan cari titik ketika x = 0 dan Y = B dengan 0 berarti 0 + y = 1212 kemudian saat y sama dengan nol berarti 3 x + 0 = 12 maka x = 4 nah disini kita dapatkan titik 0,2 dan 4,0 kita akan digambarkan pada koordinat x dan y nya kita tarik di sini garis tegas sama seperti yang aya Karena ada sama dengannya pada pertidaksamaannya kemudian kita lakukan uji pada daerah 0,0 kita masukkan ke 3 x + 2 y lebih dari sama dengan 12 hasilnya itu 0 lebih dari sama dengan 12 adalah pernyataan yang salah sehingga 0,0 bukan daerah penyelesaian di sini kita arsir yang bukan daerah penyelesaian Kemudian pada soal B itu juga ada y lebih dari sama dengan 3 jika kita ubah ke persamaan berarti y = 3 kita tarik garis tiga pada G di sini kemudian kita juga akan melakukan uji pada titik 0,0 berarti 0 lebih dari sama dengan 3 adalah pernyataan yang salah sehingga daerah 0,0 atau daerah dibawah garis y = 3 adalah bukan penyelesaian kita arsir selanjutnyalebih dari sama dengan nol pada soal B berarti kita arsir daerah yang bukan penyelesaian nya adalah x kurang dari 0 di sini sehingga daerah penyelesaian untuk yang ini adalah yang bersih sampai jumpa di soal selanjutnyaSukses nggak pernah instan. Latihan topik lain, yuk!12 SMAPeluang WajibKekongruenan dan KesebangunanStatistika InferensiaDimensi TigaStatistika WajibLimit Fungsi TrigonometriTurunan Fungsi Trigonometri11 SMABarisanLimit FungsiTurunanIntegralPersamaan Lingkaran dan Irisan Dua LingkaranIntegral TentuIntegral ParsialInduksi MatematikaProgram LinearMatriksTransformasiFungsi TrigonometriPersamaan TrigonometriIrisan KerucutPolinomial10 SMAFungsiTrigonometriSkalar dan vektor serta operasi aljabar vektorLogika MatematikaPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel WajibPertidaksamaan Rasional Dan Irasional Satu VariabelSistem Persamaan Linear Tiga VariabelSistem Pertidaksamaan Dua VariabelSistem Persamaan Linier Dua VariabelSistem Pertidaksamaan Linier Dua VariabelGrafik, Persamaan, Dan Pertidaksamaan Eksponen Dan Logaritma9 SMPTransformasi GeometriKesebangunan dan KongruensiBangun Ruang Sisi LengkungBilangan Berpangkat Dan Bentuk AkarPersamaan KuadratFungsi Kuadrat8 SMPTeorema PhytagorasLingkaranGaris Singgung LingkaranBangun Ruang Sisi DatarPeluangPola Bilangan Dan Barisan BilanganKoordinat CartesiusRelasi Dan FungsiPersamaan Garis LurusSistem Persamaan Linear Dua Variabel Spldv7 SMPPerbandinganAritmetika Sosial Aplikasi AljabarSudut dan Garis SejajarSegi EmpatSegitigaStatistikaBilangan Bulat Dan PecahanHimpunanOperasi Dan Faktorisasi Bentuk AljabarPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel6 SDBangun RuangStatistika 6Sistem KoordinatBilangan BulatLingkaran5 SDBangun RuangPengumpulan dan Penyajian DataOperasi Bilangan PecahanKecepatan Dan DebitSkalaPerpangkatan Dan Akar4 SDAproksimasi / PembulatanBangun DatarStatistikaPengukuran SudutBilangan RomawiPecahanKPK Dan FPB12 SMATeori Relativitas KhususKonsep dan Fenomena KuantumTeknologi DigitalInti AtomSumber-Sumber EnergiRangkaian Arus SearahListrik Statis ElektrostatikaMedan MagnetInduksi ElektromagnetikRangkaian Arus Bolak BalikRadiasi Elektromagnetik11 SMAHukum TermodinamikaCiri-Ciri Gelombang MekanikGelombang Berjalan dan Gelombang StasionerGelombang BunyiGelombang CahayaAlat-Alat OptikGejala Pemanasan GlobalAlternatif SolusiKeseimbangan Dan Dinamika RotasiElastisitas Dan Hukum HookeFluida StatikFluida DinamikSuhu, Kalor Dan Perpindahan KalorTeori Kinetik Gas10 SMAHukum NewtonHukum Newton Tentang GravitasiUsaha Kerja Dan EnergiMomentum dan ImpulsGetaran HarmonisHakikat Fisika Dan Prosedur IlmiahPengukuranVektorGerak LurusGerak ParabolaGerak Melingkar9 SMPKelistrikan, Kemagnetan dan Pemanfaatannya dalam Produk TeknologiProduk TeknologiSifat BahanKelistrikan Dan Teknologi Listrik Di Lingkungan8 SMPTekananCahayaGetaran dan GelombangGerak Dan GayaPesawat Sederhana7 SMPTata SuryaObjek Ilmu Pengetahuan Alam Dan PengamatannyaZat Dan KarakteristiknyaSuhu Dan KalorEnergiFisika Geografi12 SMAStruktur, Tata Nama, Sifat, Isomer, Identifikasi, dan Kegunaan SenyawaBenzena dan TurunannyaStruktur, Tata Nama, Sifat, Penggunaan, dan Penggolongan MakromolekulSifat Koligatif LarutanReaksi Redoks Dan Sel ElektrokimiaKimia Unsur11 SMAAsam dan BasaKesetimbangan Ion dan pH Larutan GaramLarutan PenyanggaTitrasiKesetimbangan Larutan KspSistem KoloidKimia TerapanSenyawa HidrokarbonMinyak BumiTermokimiaLaju ReaksiKesetimbangan Kimia Dan Pergeseran Kesetimbangan10 SMALarutan Elektrolit dan Larutan Non-ElektrolitReaksi Reduksi dan Oksidasi serta Tata Nama SenyawaHukum-Hukum Dasar Kimia dan StoikiometriMetode Ilmiah, Hakikat Ilmu Kimia, Keselamatan dan Keamanan Kimia di Laboratorium, serta Peran Kimia dalam KehidupanStruktur Atom Dan Tabel PeriodikIkatan Kimia, Bentuk Molekul, Dan Interaksi Antarmolekul Kelas 11 SMAProgram LinearPertidaksamaan Linear Dua VariabelGambarlah himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linear berikut pada bidang Cartesius. 3x+y>=9; 5x+4y=0, y>=0; x, y e Linear Dua VariabelProgram LinearALJABARMatematikaRekomendasi video solusi lainnya0317Bu Ayu membuat dua jenis kue, yaitu bolu dan cubit. Dalam...0252Seorang pedagang membeli sepatu tidak dari 25 pasang untu...0238Himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan 5x+3y>=15, 3...0223Gambarlah himpunan penyelesaian pertidaksamaan bidang Car...Teks videojika melihat pertanyaan seperti ini untuk menyelesaikannya ada beberapa tahapan yang perlu kita kerjakan tahapannya adalah sebagai berikut ini adalah tahapan pengerjaannya pertama kita buat persamaan garis dari pertidaksamaan yang ada di soal kemudian kita Tentukan titik potong dengan sumbu x dan sumbu y setelah mendapatkan titik potongnya kita buat garisnya setelah itu diuji coba dengan titik 0,0 pertanyaan ini terdapat beberapa pertidaksamaan untuk yang pertama adalah 3 x + y lebih besar sama dengan 9 maka persamaannya menjadi 3 x + y = 9 kita Tentukan titik potong dengan sumbu x maka y = 0 kita suka itu sih kan maka 3 x + 0 = 9 maka x adalah 9 dibagi 3 = 3 kemudian kita Tentukan titik potong dengan sumbu y maka x y = 0 kita substitusikan maka 0 + y = 9 makanya adalah 9 jadi titik potong dengan sumbu x itu adalah 3,0 sedangkan titik potong dengan sumbu y itu adalah 0,9 sekarang kita buat garisnya garis horizontal Itu adalah sebuah X dan Y vertikal itu adalah sumbu y kita Letakkan titiknya titik potong dengan sumbu x itu ada di 3,03 di sini kemudian titik potong dengan itu di 0,99 di sini kita buat garisnya ini adalah garis untuk persamaan 3 x + y = 9 kemudian kita lakukan uji titik menggunakan titik 0,0 pertidaksamaan yang kita punya itu adalah 3 x + y lebih besar sama dengan 9 kita substitusikan nilai x dan y adalah 0 maka 0 + 00 lebih besar sama dengan 9 jadi dari hasil uji titik ini didapatkan 0 lebih besar sama dengan 9 maka salah karena salah maka 0,0 bukan salah satu penyelesaian dari pertidaksamaan ini maka daerah penyelesaiannya ada di atas garis Kemudian untuk pertidaksamaan yang kedua adalah 5 x + 4 Y kurang dari sama dengan 20 maka persamaan nya menjadi 5 x + 4y = 2 B Tentukan titik potong di sumbu x maka y = 0 kita subtitusikan maka 5 x + 0 = 20 maka x y adalah 20 dibagi 5 itu empat kemudian kita Tentukan titik potong di sumbu y x nya adalah 0 kemudian kita substitusikan maka 0 + 4y = 20 maka y = 20 / 4 itu 5 jadi titik potong di sumbu x itu adalah 4,0 sedangkan titik potong di sumbu y itu adalah 0,5 sekarang kita buat garisnya titik potong disebut X itu ada di 4,04 di sini sedangkan titik potong dengan sumbu y di titik 0,5 Dimana disini sekarang kita buat garisnya? 5 x + 4 y = 20 kemudian kita lakukan uji titik menggunakan titik 0,0 pertidaksamaan nya adalah 5 x + 4 Y kurang dari = 21. Tentukan nilai x dan y adalah 0 maka 0 + 0 itu 0 kurang dari sama dengan 20 jadi dari hasil uji petik ini didekatkan 0 kurang dari sama dengan 20 maka benar karena benar maka 0,0 merupakan salah satu daerah penyelesaiannya maka daerah penyelesaian nya adalah yang di bawah garis Kemudian untuk menentukan daerah himpunan penyelesaian nya kita mencari irisan dari arsiran yang sudah kita dapat dari dua persamaan tadi perlu diperhatikan x nya harus lebih besar sama dengan nol nya juga harus lebih besar sama dengan nol maka daerah himpunan penyelesaian nya akan berada di kanan atas di mana nilai x nya ada juga positif maka berdasarkan hasil dari arsiran tadi irisannya itu adalah yang maka ini merupakan daerah himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan yang ada di soalnya sampai jumpa di Pertandingan selanjutnyaSukses nggak pernah instan. Latihan topik lain, yuk!12 SMAPeluang WajibKekongruenan dan KesebangunanStatistika InferensiaDimensi TigaStatistika WajibLimit Fungsi TrigonometriTurunan Fungsi Trigonometri11 SMABarisanLimit FungsiTurunanIntegralPersamaan Lingkaran dan Irisan Dua LingkaranIntegral TentuIntegral ParsialInduksi MatematikaProgram LinearMatriksTransformasiFungsi TrigonometriPersamaan TrigonometriIrisan KerucutPolinomial10 SMAFungsiTrigonometriSkalar dan vektor serta operasi aljabar vektorLogika MatematikaPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel WajibPertidaksamaan Rasional Dan Irasional Satu VariabelSistem Persamaan Linear Tiga VariabelSistem Pertidaksamaan Dua VariabelSistem Persamaan Linier Dua VariabelSistem Pertidaksamaan Linier Dua VariabelGrafik, Persamaan, Dan Pertidaksamaan Eksponen Dan Logaritma9 SMPTransformasi GeometriKesebangunan dan KongruensiBangun Ruang Sisi LengkungBilangan Berpangkat Dan Bentuk AkarPersamaan KuadratFungsi Kuadrat8 SMPTeorema PhytagorasLingkaranGaris Singgung LingkaranBangun Ruang Sisi DatarPeluangPola Bilangan Dan Barisan BilanganKoordinat CartesiusRelasi Dan FungsiPersamaan Garis LurusSistem Persamaan Linear Dua Variabel Spldv7 SMPPerbandinganAritmetika Sosial Aplikasi AljabarSudut dan Garis SejajarSegi EmpatSegitigaStatistikaBilangan Bulat Dan PecahanHimpunanOperasi Dan Faktorisasi Bentuk AljabarPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel6 SDBangun RuangStatistika 6Sistem KoordinatBilangan BulatLingkaran5 SDBangun RuangPengumpulan dan Penyajian DataOperasi Bilangan PecahanKecepatan Dan DebitSkalaPerpangkatan Dan Akar4 SDAproksimasi / PembulatanBangun DatarStatistikaPengukuran SudutBilangan RomawiPecahanKPK Dan FPB12 SMATeori Relativitas KhususKonsep dan Fenomena KuantumTeknologi DigitalInti AtomSumber-Sumber EnergiRangkaian Arus SearahListrik Statis ElektrostatikaMedan MagnetInduksi ElektromagnetikRangkaian Arus Bolak BalikRadiasi Elektromagnetik11 SMAHukum TermodinamikaCiri-Ciri Gelombang MekanikGelombang Berjalan dan Gelombang StasionerGelombang BunyiGelombang CahayaAlat-Alat OptikGejala Pemanasan GlobalAlternatif SolusiKeseimbangan Dan Dinamika RotasiElastisitas Dan Hukum HookeFluida StatikFluida DinamikSuhu, Kalor Dan Perpindahan KalorTeori Kinetik Gas10 SMAHukum NewtonHukum Newton Tentang GravitasiUsaha Kerja Dan EnergiMomentum dan ImpulsGetaran HarmonisHakikat Fisika Dan Prosedur IlmiahPengukuranVektorGerak LurusGerak ParabolaGerak Melingkar9 SMPKelistrikan, Kemagnetan dan Pemanfaatannya dalam Produk TeknologiProduk TeknologiSifat BahanKelistrikan Dan Teknologi Listrik Di Lingkungan8 SMPTekananCahayaGetaran dan GelombangGerak Dan GayaPesawat Sederhana7 SMPTata SuryaObjek Ilmu Pengetahuan Alam Dan PengamatannyaZat Dan KarakteristiknyaSuhu Dan KalorEnergiFisika Geografi12 SMAStruktur, Tata Nama, Sifat, Isomer, Identifikasi, dan Kegunaan SenyawaBenzena dan TurunannyaStruktur, Tata Nama, Sifat, Penggunaan, dan Penggolongan MakromolekulSifat Koligatif LarutanReaksi Redoks Dan Sel ElektrokimiaKimia Unsur11 SMAAsam dan BasaKesetimbangan Ion dan pH Larutan GaramLarutan PenyanggaTitrasiKesetimbangan Larutan KspSistem KoloidKimia TerapanSenyawa HidrokarbonMinyak BumiTermokimiaLaju ReaksiKesetimbangan Kimia Dan Pergeseran Kesetimbangan10 SMALarutan Elektrolit dan Larutan Non-ElektrolitReaksi Reduksi dan Oksidasi serta Tata Nama SenyawaHukum-Hukum Dasar Kimia dan StoikiometriMetode Ilmiah, Hakikat Ilmu Kimia, Keselamatan dan Keamanan Kimia di Laboratorium, serta Peran Kimia dalam KehidupanStruktur Atom Dan Tabel PeriodikIkatan Kimia, Bentuk Molekul, Dan Interaksi Antarmolekul Kelas 10 SMASistem Pertidaksamaan Dua gambar berikut, yang merupakan himpunan penyelesaian dari sistem pertidaksamaan 2x + y = 2 Pertidaksamaan Dua VariabelProgram LinearAljabarALJABARMatematikaTeks videountuk menyelesaikan soal ini pertama kita ingat dulu bahwa apabila kita punya persamaan AX + b y lebih besar = c atau AX + B lebih kecil = c, maka sesungguhnya kita dapat menggambarkan terlebih dahulu garis batasnya dengan menganggap bagian pertidaksamaannya sebagai tanda = untuk menggambarkan garisnya maka nantinya kita cukup menentukan dimana garis tersebut memotong sumbu x dan sumbu y pada saat dia memotong sumbu x maka nilai y akan = 0 dan 1 memotong sumbu y maka nilai x akan sama dengan nol untuk menentukan apakah pertidaksamaan yang dimaksud adalah area yang berada di bawah garis atau yang di atas garis maka sesungguhnya kita cukup memilih salah satu titikDisini kita pilih satu titik di bawah garis maka apabila kita subtitusikan ke pertidaksamaannya dan ternyata memenuhi maka air yang dimaksud adalah area yang berada di bawah garis sebaliknya. Jika tidak memenuhi maka ada yang dimaksud adalah area yang berada di atas garis kita mulai dengan pertidaksamaan pertama apabila pertidaksamaan pertama kita ubah tandanya menjadi persamaan menjadi berbentuk 2 x ditambah y = 24 dimana pada saat x = 0 berakibat y = 24 dan pada saat y = 0 berakibat x = 12 maka garis ini memotong sumbu x di x = 12 dan memotong sumbu Y di Y = 24 yang digambarkan dengan garis yang ditandai warna merah pada soalkemudian kita akan menentukan apakah area yang dimaksud adalah area yang berada di bawah garis ataupun di atas garis di sini kita memilih titik 0,0 dengan berasumsi bahwa daerah yang dimaksud adalah daerah di berada di bawah garis apabila kita subtitusikan 0,0 pertidaksamaan 2x + y kecil sama dengan 24 Maka hasilnya akan menjadi 2 * 00 = 0 yang kecil sama dengan 24 dan ini memenuhi maka area yang dimaksud adalah area yang berada di bawah garis selanjutnya kita akan masuk ke pertidaksamaan yang kedua apabila dituliskan dalam bentuk persamaan akan menjadi x + 2 Y = 12 gimana apabila x = 0 maka y aksen = 6 dan apabila y = 0 maka X akan = 12 sehingga garisakan memotong sumbu x di x = 12 dan memotong sumbu Y di Y = 6 yang ditunjukkan dengan garis yang ditandai warna merah pada soal kemudian kita akan memeriksa Apakah Daerah yang dimaksud adalah daerah yang berada di bawah garis atau di atas garis di sini mudahnya kita memilih titik 0,0 sebagai perwakilan daerah yang berada di bawah garis apabila kita subtitusikan 0,0 ke pertidaksamaannya maka akan berbentuk 0 ditambah 2 dikali 0 sama dengan nol akan lebih kecil sama dengan 12 di mana pernyataan ini benar maka daerah yang dimaksud dengan pertidaksamaan tersebut adalah daerah yang berada di bawah garis tersebutselanjutnya kita akan memeriksa pertidaksamaan yang ketiga yakni x kurang y lebih besar sama dengan 2 yang pada saat dituliskan dalam bentuk persamaan akan menjadi X dikurang Y = 2 dimana pada saat x = 0 maka y = min 2 dan pada saat y = 0 maka x = 2 maka garis tersebut memotong sumbu x di X = 2 dan memotong sumbu Y di Y = min 2yang kebetulan pada soal tidak ada gambarnya maka kita buat saja disini misalkan disini x = 2 dan disini y = min 2 maka garis tersebut akan kurang lebih terletak di daerah sini yang ditandai oleh garis merah selanjutnya kita menentukan apakah daerah yang dimaksud adalah daerah yang di atas garis ataupun di bawah garis untuk mudahnya Kita juga bisa memilih titik 0,0 sebagai perwakilan titik yang berada di atas garis di mana jika kita subtitusikan ke pertidaksamaannya akan menjadi 0 dikurang 0 sama dengan nol y lebih besar sama dengan 2 gimana hal ini tidak benar maka daerah yang dimaksud adalah daerah yang berada di bawah garisAdapun area yang merupakan himpunan penyelesaian dari sistem pertidaksamaan tersebut adalah area yang merupakan irisan dari area sudah kita tentukan dari tiga pertidaksamaan sebelumnya yang ditunjukkan pada daerah berikutnya ditandai oleh warna biru karena tadinya pada soal kita tidak punya garis batas yang menunjukkan pertidaksamaan terakhir maka tidak ada pilihan yang menunjukkan jawabannya namun disini kita bisa tahu bahwa area yang dimaksud adalah area yang dengan warna biru. Begitulah cara kita menyelesaikan soal ini sampai jumpa di pertanyaan berikutnyaSukses nggak pernah instan. Latihan topik lain, yuk!12 SMAPeluang WajibKekongruenan dan KesebangunanStatistika InferensiaDimensi TigaStatistika WajibLimit Fungsi TrigonometriTurunan Fungsi Trigonometri11 SMABarisanLimit FungsiTurunanIntegralPersamaan Lingkaran dan Irisan Dua LingkaranIntegral TentuIntegral ParsialInduksi MatematikaProgram LinearMatriksTransformasiFungsi TrigonometriPersamaan TrigonometriIrisan KerucutPolinomial10 SMAFungsiTrigonometriSkalar dan vektor serta operasi aljabar vektorLogika MatematikaPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel WajibPertidaksamaan Rasional Dan Irasional Satu VariabelSistem Persamaan Linear Tiga VariabelSistem Pertidaksamaan Dua VariabelSistem Persamaan Linier Dua VariabelSistem Pertidaksamaan Linier Dua VariabelGrafik, Persamaan, Dan Pertidaksamaan Eksponen Dan Logaritma9 SMPTransformasi GeometriKesebangunan dan KongruensiBangun Ruang Sisi LengkungBilangan Berpangkat Dan Bentuk AkarPersamaan KuadratFungsi Kuadrat8 SMPTeorema PhytagorasLingkaranGaris Singgung LingkaranBangun Ruang Sisi DatarPeluangPola Bilangan Dan Barisan BilanganKoordinat CartesiusRelasi Dan FungsiPersamaan Garis LurusSistem Persamaan Linear Dua Variabel Spldv7 SMPPerbandinganAritmetika Sosial Aplikasi AljabarSudut dan Garis SejajarSegi EmpatSegitigaStatistikaBilangan Bulat Dan PecahanHimpunanOperasi Dan Faktorisasi Bentuk AljabarPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel6 SDBangun RuangStatistika 6Sistem KoordinatBilangan BulatLingkaran5 SDBangun RuangPengumpulan dan Penyajian DataOperasi Bilangan PecahanKecepatan Dan DebitSkalaPerpangkatan Dan Akar4 SDAproksimasi / PembulatanBangun DatarStatistikaPengukuran SudutBilangan RomawiPecahanKPK Dan FPB12 SMATeori Relativitas KhususKonsep dan Fenomena KuantumTeknologi DigitalInti AtomSumber-Sumber EnergiRangkaian Arus SearahListrik Statis ElektrostatikaMedan MagnetInduksi ElektromagnetikRangkaian Arus Bolak BalikRadiasi Elektromagnetik11 SMAHukum TermodinamikaCiri-Ciri Gelombang MekanikGelombang Berjalan dan Gelombang StasionerGelombang BunyiGelombang CahayaAlat-Alat OptikGejala Pemanasan GlobalAlternatif SolusiKeseimbangan Dan Dinamika RotasiElastisitas Dan Hukum HookeFluida StatikFluida DinamikSuhu, Kalor Dan Perpindahan KalorTeori Kinetik Gas10 SMAHukum NewtonHukum Newton Tentang GravitasiUsaha Kerja Dan EnergiMomentum dan ImpulsGetaran HarmonisHakikat Fisika Dan Prosedur IlmiahPengukuranVektorGerak LurusGerak ParabolaGerak Melingkar9 SMPKelistrikan, Kemagnetan dan Pemanfaatannya dalam Produk TeknologiProduk TeknologiSifat BahanKelistrikan Dan Teknologi Listrik Di Lingkungan8 SMPTekananCahayaGetaran dan GelombangGerak Dan GayaPesawat Sederhana7 SMPTata SuryaObjek Ilmu Pengetahuan Alam Dan PengamatannyaZat Dan KarakteristiknyaSuhu Dan KalorEnergiFisika Geografi12 SMAStruktur, Tata Nama, Sifat, Isomer, Identifikasi, dan Kegunaan SenyawaBenzena dan TurunannyaStruktur, Tata Nama, Sifat, Penggunaan, dan Penggolongan MakromolekulSifat Koligatif LarutanReaksi Redoks Dan Sel ElektrokimiaKimia Unsur11 SMAAsam dan BasaKesetimbangan Ion dan pH Larutan GaramLarutan PenyanggaTitrasiKesetimbangan Larutan KspSistem KoloidKimia TerapanSenyawa HidrokarbonMinyak BumiTermokimiaLaju ReaksiKesetimbangan Kimia Dan Pergeseran Kesetimbangan10 SMALarutan Elektrolit dan Larutan Non-ElektrolitReaksi Reduksi dan Oksidasi serta Tata Nama SenyawaHukum-Hukum Dasar Kimia dan StoikiometriMetode Ilmiah, Hakikat Ilmu Kimia, Keselamatan dan Keamanan Kimia di Laboratorium, serta Peran Kimia dalam KehidupanStruktur Atom Dan Tabel PeriodikIkatan Kimia, Bentuk Molekul, Dan Interaksi Antarmolekul